kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.002   58,00   0,32%
  • IDX 5.904   -94,80   -1,58%
  • KOMPAS100 764   -13,53   -1,74%
  • LQ45 580   -7,41   -1,26%
  • ISSI 204   -4,17   -2,00%
  • IDX30 329   -4,03   -1,21%
  • IDXHIDIV20 403   -5,25   -1,28%
  • IDX80 87   -1,52   -1,73%
  • IDXV30 109   -1,82   -1,64%
  • IDXQ30 106   -1,29   -1,20%

World Bank: Ekonomi Indonesia 2014 akan melemah


Jumat, 04 Oktober 2013 / 11:24 WIB
ILUSTRASI. 7 Macam Alat Perawatan untuk Kucing Peliharaan


Reporter: Margareta Engge Kharismawati |

JAKARTA. World Bank atawa Bank Dunia melihat pasar internasional masih akan tetap bergejolak meskipun perekonomian beberapa negara maju mulai pulih. Karenanya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2014 mengalami pelemahan ke 5,3%.

Asal tahu saja, pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati pertumbuhan ekonomi tahun depan di level 6%.

"Kepercayaan investor di Indonesia kini tengah diuji, meskipun besarnya pasar domestik dan potensi yang dimiliki negara ini masih sangat atraktif," ujar Jim Brumby, Ekonom Utama Bank Dunia di Jakarta, Jumat (4/10).

Tahun depan Indonesia masih mengalami risiko-risiko dalam negeri yang bersumber dari kenaikan harga, suku bunga yang lebih tinggi, dan dampak negatif harga saham terhadap kegiatan investasi.

Perlambatan ini memang dibebani oleh dampak kumulatif pelemahan harga-harga komoditas utama yang telah berlangsung sejak tahun 2011.

Namun, apabila ada perkembangan positif dari ekonomi China di tahun depan, kemungkinan dapat meningkatkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Asalkan Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan menguatnya perdagangan global dan pergerakan investasi," tandas Jim.

Defisit neraca perdagangan sendiri diproyeksi Bank Dunia berada di level 2,6% dari PDB pada 2014.

Adapun untuk tahun 2013 ini, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,6%. Prediksi ini lebih rendah dibanding proyeksi ADB yang mengatakan Indonesia di tahun ini tumbuh 5,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×