NASIONAL
Berita
Sudah tahu kondisi jalan di jalur mudik?

KONDISI JALUR MUDIK LEBARAN

Sudah tahu kondisi jalan di jalur mudik?


Telah dibaca sebanyak 1488 kali
Sudah tahu kondisi jalan di jalur mudik?

JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum(PU) memastikan infrastruktur jalan nasional dan jembatan siap dan berfungsi optimal selama momen mudik tahun ini. Kesiapan infrastruktur untuk jalur mudik itu berada di kawasan Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, serta Sulawesi.

Djoko Kirmanto Menteri PU menuturkan, kegiatan persiapan jalur mudik meliputi pemeliharaan jalur, peningkatan kapasitas jalan serta pembangunan baru. “Kesiapan sudah mencapai angka 90%, ada beberapa titik yang menjadi perhatian lebih,” ujar Djoko di Jakarta, Senin (13/8).

Menurut Djoko, untuk jalur Pantai Utara(Pantura) Jawa sepanjang 1.182 kilometer (km) sebagai jalur utama dalam kondisi fungsional untuk hadapi arus mudik. Pantura menjadi jalan yang banyak dilewati pemudik hingga mencapai 48.000 kendaraan per harinya.

Untuk jalur lintas selatan Jawa Barat(Jabar), Kementerian PU telah menyiasati kemacetan di sekitar kawasan Nagrek dan Gentong dengan jalur baru. Progres konstruksi jalur Gentong baru mencapai 42,3% namun sudah siap secara fungsional.

Djoko mengatakan, jalur lingkar Gentong dibangun sepanjang 1,2 km dan jembatan sepanjang 35 meter. Langkah ini dilakukan Kementerian PU untuk mengatasi terjadinya kemacetan di kawasan Nagrek.

Direktur Jenderal(Dirjen) Bina Marga Kementerian PU, Djoko mengatakan, dalam tiga tahun terakhir jalur mudik terus mengalami perbaikan. “Jika dibandingkan total wilayah Indonesia, pertambahan jalannya terbilang kecil,” ujarnya.

Menurut Djoko, dibandingkan alternatif jalur transportasi lainnya, jalan raya nasional masih menjadi penyangga utama ekonomi masyarakat dengan kontribusi sebesar 98% dari aktivitas ekonomi. Seharusnya kata Djoko. beban jalur transportasi itu bisa dilakukan oleh kereta api, laut dan udara.

Pada tahun ini pemerintah menetapkan jalur nasional sepanjang 38.500 km. Jalur ini akan berfungsi menghubungkan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Telah dibaca sebanyak 1488 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..