kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Setelah Jokowi, Jusuf Kalla akan sambangi Afganistan akhir bulan ini


Selasa, 13 Februari 2018 / 17:08 WIB
Setelah Jokowi, Jusuf Kalla akan sambangi Afganistan akhir bulan ini
ILUSTRASI. WAPRES DI MALANG


Sumber: Kompas.com | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dijadwalkan akan memenuhi undangan kehormatan High Peace Council (HPC) Afghanistan pada 26 Februari atau akhir bulan ini.  Kalla mengatakan, lawatan ke Kabul, Afghanistan itu untuk membantu proses perdamaian di negara yang porak-poranda karena invasi militer Amerika Serikat tersebut.

"Sharing-lah, mencari solusi bersama mencari pengalaman Indonesia dalam hal menyelesaikan konflik," kata Kalla di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (13/2).

Kalla mengaku tak khawatir dengan risiko keamanan di Afganistan. Sebab, kata dia, untuk menyelesaikan sebuah konflik, maka rasa khawatir pun harus dikesampingkan.

"Biasa-biasa saja. Kalau Anda bicara menyelesaikan konflik tidak boleh dengan ketakutan, jangan masuk. Di mana diselesaikan dulu di Poso, Ambon, kita masuk kan," kata dia.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo dan bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) RI, Prof Yohana Susana Yembise pun juga pernah berkunjung ke Afganistan.

Afghanistan mengapresiasi kontribusi Indonesia selama ini dalam proses perdamaian di negara tersebut. Apalagi, hubungan kedua negara telah terbangun lama, sejak Indonesia berdiri yakni pada era Presiden pertama RI, Soekarno.

Afghanistan pun menganggap upaya Indonesia tersebut, termasuk kunjungan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, telah memberikan harapan baru bagi perdamaian di Afghanistan.

Indonesia berencana untuk memberikan pelatihan peningkatan kapasitas, beasiswa, hingga kerja sama bisnis kepada Afghanistan. (Moh. Nadlir)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Akan Kunjungi ke Afganistan, Wapres Tak Khawatir Soal Resiko Keamanan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×