kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

RS Permata: Kecelakaan perparah hipertensi Setnov


Jumat, 17 November 2017 / 11:11 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau yang menangani tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, menjelaskan kondisi kesehatan ketua DPR RI tersebut yang sebelumnya memiliki hipertensi, semakin parah gara-gara kejadian kecelakaan semalam.

"Concern kami, tensinya membahayakan, jadi perlu saya kendalikan. Ada kecelakaan kebetulan itu menambahkan saja," kata Bimanesh, Jumat (17/11).

Namun, Bimanesh enggan merinci kondisi medis yang dialami karena hal itu bertentangan dengan kode etik dokter. Yang jelas, selama ini Novanto memang menderita hipertensi.

"Kalau mengenai diagnosis penyakit, saya enggak bisa jelaskan rinci. Sumpah jabatan saya tidak boleh. Dilihat secara fisik dari luar, memang kemarin kita menyaksikan ada cedera kepala," kata Bimanesh.

Sementara, pihak KPK pagi tadi telah berkoordinasi dengan tim dokter di RS Media Permata Hijau.

"Tim sudah dapat menemui dan berkoordinasi dengan dokter yang menangani SN (Novanto) pagi ini sekitar pukul 06.30," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah.

Febri menambahkan proses pengecekan dilakukan bersama beberapa dokter, yaitu dokter jaga yg menangani di awal, dokter syaraf dan dokter jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×