NASIONAL
Berita
Ada nama Menag di sertifikat penghargaan GTIS

SERTIFIKAT PENGHARGAAN UNTUK GTIS

Ada nama Menag di sertifikat penghargaan GTIS


Telah dibaca sebanyak 1727 kali
Ada nama Menag di sertifikat penghargaan GTIS

JAKARTA. Menteri Agama, Suryadharma Alie membantah dirinya memberikan tanda tangan untuk sertifikat penghargaan ke Golden Traders Investasi Syariah (GTIS). Dia juga mengaku tidak pernah kenal dengan Michael Ong, mantan Direktur Utama GTIS.

Menurut Suryadharma, jika ada tanda tangan atas nama dirinya di sertifikat tersebut maka itu merupakan tanda tangan palsu. "Kalau tanda tangan kan bisa di-scan. Kalau saya tanda tangan itu juga pasti ada paraf Sekretariat Jenderal (Kemenag)," ujar Suryadharma saat ditemui di Kementerian Keuangan, Senin (18/3).

Sudryadharma juga membantah dirinya hadir di Hotel Sultan, Jakarta saat acara sertifikat penghargaan diberikan. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelaskan, semua surat yang diteken Menteri Agama dan sertifikat harus terlebih dahulu masuk ke meja Sekjen Kemenag.

Tujuannya untuk mengecek kembali terkait aspek hukum dan kerapihan tata bahasa. Suryadharma bahkan menegaskan, adanya keganjilan lain dari tanda tangan tersebut, yakni pada gelar yang dibubuhkan. "Saya kan M.Si bukan M.S. Lagipula kebiasaan saya untuk surat-menyurat tidak pernah pakai gelar. Saya juga tidak mengenal Michael Ong," tegasnya.

Lebih jauh lagi, Suryadharma bilang, selama jadi Menteri Agama dirinya tidak pernah bersedia dalam suatu badan/organisasi untuk diminta sebagai penasehat ataupun pelindung. Dia takut posisi tersebut disalahgunakan.

Dia juga berharap, pihak kepolisian dapat mengusut pemalsuan tanda tangan dirinya. "Pihak kepolisian kan sedang mengusut GTIS, jadi sekalian saja usut terkait pemalsuan tanda tangan ini," jelas Suryadharma.

Sebagai informasi, beredar hasil scan sertifikat penghargaan untuk GTIS sebagai Perusahaan Terbaik 2012 dalam ajang Indonesia Islamic Award. Dalam sertifikat tersebut tertera tanda tangan Menteri Agama, Suryadharma Ali dengan keterangan waktu dan tempat pada 10 Agustus 2012 di Hotel Sultan, Jakarta.

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 1727 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..