kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Kyai pesantren tolak sekolah sehari penuh


Selasa, 11 Juli 2017 / 16:24 WIB
Kyai pesantren tolak sekolah sehari penuh


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Para Kyai pesantren menyatakan, menolak rencana sekolah sehari penuh yang saat ini tengah digodog pemerintah. Said Aqil Siraj, Ketua Umum PBNU, menyampaikan penolakan tersebut telah disampaikan ke Presiden Jokowi di Istana, Selasa (11/7).

Penolakan tersebut dilakukan dengan alasan, sekolah sehari penuh akan menggusur keberadaan Madrasah Diniyah.  "Ada 76.000 madrasah milik Nahdatul Ulama yang akan tergusur," katanya di Komplek Istana Negara, Selasa (11/7).

Bukan hanya itu saja, itu juga akan menghilangkan pekerjaan guru swadaya. Selain itu, penerapan kebijakan tersebut juga dikhawatirkan akan menyuburkan penyebaran ajaran radikal.  "Karakter itu akan terbentuk di madrasah itu. Malah tanpa madrasah akan radikal," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×