kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

DPR akan awasi perburuan aset Century


Rabu, 20 Juni 2012 / 17:28 WIB
ILUSTRASI. Truk membawa batubara di area pertambangan PT Adaro Indonesia di Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (17/10). ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/kye/17.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tim pengawas Bank Century DPR menilai perkembangan penyitaan aset Century masih memuaskan. Karena itu, mereka akan membentuk tim yang akan mengawasi secara langsung proses pengejaran dan penyitaan aset Bank Century tersebut.

Ketua Tim Pengawas Bank Century Priyo Budi Santoso mengatakan, tim ini akan memonitor tim pemburu aset Bank Century. "Penyitaan aset dalam negeri harus dilakukan secepatnya," kata Priyo, Rabu (20/6).

Priyo mengklaim duta besar Indonesia di Swiss telah bersedia membantu pengejaran aset Bank Century di negara tersebut. Asal tahu saja, sejumlah aset Bank Century tersebar di beberapa negara diantaranya di Swiss.

Namun, Priyo mengatakan, proses penyitaan aset Bank Century di Swiss terkendala. Dia mengatakan tim ahli World Bank ikut mencampuri proses penyitaan aset tersebut.

Hingga saat ini, Priyo mengatakan, penyitaan aset yang baru di Hongkong lebih memiliki peluang yang lebih besar. Ini karena Kementerian Hukum Hong Kong ikut membantu tim pemburu aset koruptor tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×