kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

YLKI : Mogok kerja dokter berpotensi langgar HAM


Selasa, 26 November 2013 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin merekrut pasukan dari penjara untuk berperang di Ukraina setelah kerugian besar.


Sumber: TribunNews.com, | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengharapkan rencana mogok dokter kandungan se-Indonesia besok tidak sampai menelantarkan pasien dan calon pasien sebab akan sangat merugikan pasien yang butuh pertolongan dokter serta berpotensi melanggar hak azasi manusia (HAM).

"Tugas dokter harus merespons permintaan bantuan pelayanan dari para pasien," kata Tulus ketika dikonfirmasi, Selasa (25/11/2013). Kendati demikian, Tulus menghormati rencana aksi mogok itu karena merupakan bagian dari upaya memperjuangkan eksistensi profesi mereka sebagai dokter.

Sebelumnya diberitakan seluruh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) atau spesialis kandungan di seluruh Indonesia mengancam mogok kerja sehari besok sebagai bentuk solidaritas para dokter atas kasus dr Dewa Ayu Sasiary Prawani.

Dr Dewa Ayu terkena hukuman pidana di Manado karena dituduh melakukan malpraktek. Para dokter besok melakukan mogok setelah mendapat imbauan mogok kerja sehari muncul dari dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Pengurus Besar Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (PB POGI).

Reporter: Hasanuddin Aco

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×