kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Waspada! Pemerintah bilang, 70% orang positif virus corona tanpa gejala


Senin, 06 April 2020 / 23:05 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, 70% individu yang positif terjangkit Covid-19 tidak merasakan gejala gangguan kesehatan. Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dengan kondisi ini.

"Hati-hati, sekarang gambaran yang terbanyak sekitar di atas 60% atau ada yang mengatakan sampai 70% penderita positif Covid-19 tanpa gejala atau kita sudah mengenal dengan sebutan OTG, orang tanpa gejala," ujar Yuri dalam konferensi pers, Senin (6/4).

Yuri menjelaskan, individu tersebut bisa saja merasa tidak sakit karena tak merasakan gangguan apa pun. "Bahkan, dengan gangguan minimal, karenanya disebut tanpa gejala. Itu kemudian bisa menjadi potensi terjadinya sumber penyebaran baru," ujarnya.

Baca Juga: Muncul kasus tanpa gejala, Wuhan cabut status bebas wabah corona

Karena itu, Yuri menyarankan, agar seluruh masyarakat menunda pulang kampung atau mudik. Jika tidak, potensi penularan saat masyarakat bepergian ke kampung halaman atau ke daerah lain semakin tinggi.

"Selalu kami katakan, risikonya terlalu tinggi kalau kita harus bepergian dalam situasi yang seperti ini. Karena ada perjalanan panjang yang kita lakukan. Sangat mungkin akan ketemu dengan banyak orang, kemudian memunculkan risiko-risiko lebih besar," tambah Yuri.




TERBARU

[X]
×