kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Wartawan peliput World Economic Forum diusir panitia


Minggu, 12 Juni 2011 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Warga beraktivitas saat Car Free Day di Jalan Ir. Soekarno Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/4). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah dan cerah berawan serta hujan, menurut prakiraan BMKG.


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Wartawan yang hendak meliput World Economic Forum (WIF) atau Forum Ekonomi Dunia di Hotel Shangrila Jakarta, Minggu (12/6/2011) siang, diusir oleh panitia pelaksana acara.

Acara yang dihadiri Presiden SBY itu hanya bisa diliput 10 media massa yang telah direkomendasikan Biro Pers Kepresidenan. Selain tidak dibolehkan masuk ke lokasi acara, beberapa wartawan yang sebelumnya diinformasikan akan mendapat kartu identitas peliputan ternyata dibohongi panitia pelaksana.

Seorang wartawan televisi nasional milik pemerintah mengeluhkan sikap panitia seperti ini. Panitia Pelaksana yang merupakan staf Pusat Humas Kementerian Perdagangan, Rina Indriyana, menjelaskan hanya media massa yang sudah di-list (masuk daftar) pihak Istana Kepresidenan yang diizinkan untuk menghadiri acara opening ceremony WEF, sore ini.

Beberapa informasi yang dikumpulkan Tribunnews.com, menyebutkan, kegiatan ini dikoordinir warga asing sehingga tidak semua media massa diizinkan untuk meliput. Hingga berita ini diturunkan sejumlah wartawan masih menunggu kejelasan di lokasi acara, apakah dibolehkan meliput kegiatan tersebut.

"Kok di negeri sendiri dilarang meliput kegiatan Presiden?" tanya seorang wartawan. (Hasanuddin Aco/TRIBUNNEWS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×