Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Utang Luar Negeri (ULN) Swasta nampak meningkat pada April 2022. Bank Indonesia (BI) mencatat, ULN swasta pada bulan laporan sebesar US$ 210,2 miliar atau tumbuh 0,03% yoy.
“Perkembangan tersebut disebabkan oleh ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), terutama karena penerbitan global bond korporasi di sektor pertambangan dan penggalian,” tulis Erwin dalam keterangannya, Kamis (16/6).
Ia menjelaskan, ULN perusahaan bukan lembaga keuangan ini tumbuh 0,5% yoy, setelah pada bulan sebelumnya mencatat penurunan sebesar 0,7% yoy.
Baca Juga: Utang Luar Negeri BUMN Tercatat Kembali Turun Pada April 2022
Selain itu, ULN lembaga keuangan (financial corporations) tercatat menurun sebesar 1,9% yoy, lebih rendah dari kontraksi bulan sebelumnya sebesar 5,0% yoy.
Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pertambangan dan penggalian, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin; serta sektor industri pengolahan, dengan pangsa mencapai 77,1% dari total ULN swasta.
Namun, ULN tersebut tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 75,7% terhadap total ULN swasta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













