kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Utang Luar Negeri BUMN Naik 0,67% Pada November 2022


Kamis, 19 Januari 2023 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada November 2022 ULN BUMN tercatat sebesar US$ 55,41 miliar, naik 0,67% secara bulanan dibanding Oktober 2022 yang sebesar US$ 55,03 miliar.

Meski begitu, bila dilihat secara tahunan utang luar negeri BUMN turun 3,66% pada November 2022 dibandingkan pada periode yang sama tahun 2021 yang mencapai US$ 57,51 miliar.

Dalam ULN BUMN dikelompokkan menjadi tiga, di antaranya Bank, Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), dan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK).

Baca Juga: Prospek Emiten BUMN Masih Seksi Usai Restrukturisasi

Secara bulanan, penurunan ULN BUMN terjadi pada kelompok Bank yang mengalami penurunan sebesar 0,23% yaitu dari Oktober 2022 sebesar US$ 8,59 miliar menjadi US$ 8,57 miliar pada November 2022.

Sebaliknya, ULN BUMN LKBB justru mengalami kenaikan 9,50%, yakni dari Oktober 2022 sebesar US$ 2,10 miliar menjadi US$ 2,30 miliar pada November 2022. Sama halnya dengan ULN BUMN PBLK yang juga naik 0,43% dari US$ 44,34 miliar pada Oktober 2022 menjadi US$ 44,53 miliar pada November 2022.

Adapun secara tahunan, pertumbuhan ULN BUMN mengalami penurunan pada semua kelompok. Adapun pada ULN BUMN Bank mengalami penurunan sebesar 13,88% yaitu dari November 2021 sebesar US$ 9,95 miliar menjadi US$ 8,57 miliar pada November 2022.

Sementara itu, ULN LKBB juga mengalami penurunan sebesar 20,60% dari November 2021 yang sebesar US$ 2,90 miliar menjadi US$ 2,30 miliar pada November 2022.

Begitu juga dengan ULN PBLK yang juga mengalami penurunan sebesar 0,28% dari November 2021 sebesar US$ 44,66 miliar menjadi US$ 44,53 miliar pada November 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×