kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Tugas menteri baru mempercepat realisasi anggaran


Rabu, 12 Agustus 2015 / 20:15 WIB
Tugas menteri baru mempercepat realisasi anggaran


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepala Ekonom BII Juniman berpendapat, ada dua pos penting yang berkaitan dengan ekonomi yaitu Menko Darmin Nasution dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil. Dua pos ini krusial untuk menggerakkan ekonomi dengan mengimplementasikan program-program pemerintah terkait belanja infrastruktur.

Menurut Juniman, dua menteri ini mempunyai tugas untuk mempercepat realisasi anggaran terutama belanja modal. Realisasi belanja modal yang hingga akhir Juli 2015 baru 14% dari pagu jelas membutuhkan upaya ekstra untuk didorong. "Tugas berat ini yang harus bisa dilakukan," ujarnya ketika dihubungi KONTAN, Rabu (12/8).

Investor akan melihat satu bulan setelah perombakan kabinet ini apakah ada dampaknya terhadap pergerakan belanja. Jika tidak ada, investor akan pesimis.

Kredibilitas pemerintah akan naik bila pemerintah bisa merealisasikan anggarannya. Juniman sendiri menilai Menko Darmin pada nilai 8. Darmin sudah malang melintang di dunia ekonomi dan menjadi Menko sesuai dengan bidangnya.

Untuk Sofyan, Juniman memberi nilai 7. Secara rata-rata tim menteri baru Jokowi mendapat nilai di atas 7. "Hanya untuk Rizal Ramli yang agak aneh karena bidangnya bukan di kemaritiman," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×