Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Hendra Gunawan
JAKARTA. Pemerintah berharap perundingan Blok Ambalat dengan pemerintah Malaysia dapat digelar secepatnya meski kedua belah pihak belum menetapkan tanggal pertemuan. Hal tersebut ditegaskan Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah.
"Waktu perundingan belum ditetapkan, tapi kami usulkan bulan Juli agar masalah Ambalat segera tuntas," katanya dalam keterangan pers di Kantor Deplu, Jumat (12/6).
Faizasyah menyatakan, Indonesia sudah sangat siap berunding dengan Malaysia. Tim perunding pun telah disiapkan pemerintah Indonesia.
Kendati enggan membeberkan siapa saja yang menjadi wakil perunding itu, Faizasyah menjelaskan, Tim tersebut terdiri dari Deplu sebagai juru runding utama, TNI, dan Dewan Kelautan dan Perikanan (DKP). "Dinas-dinas yang terkait dengan masalah kelautan juga dilibatkan," katanya.
Perundingan ini diperkirakan hanya berlangsung secara bilateral antara Indonesia dengan Malaysia. Deplu tidak ingin mencari lokasi berunding di luar kedua negara, seperti halnya konflik Aceh yang diselesaikan di Helsinki. "Kami tidak membawa masalah ini secara internasional," kata Faizasyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













