kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tim evakuasi Merapi dikejar lahar panas


Sabtu, 06 November 2010 / 14:52 WIB
Tim evakuasi Merapi dikejar lahar panas
ILUSTRASI. Logo Xiaomi


Reporter: Femi Adi Soempeno, Iman S., Hasan S. (Tribunnews.com) |

YOGYAKARTA. Tim evakuasi kembali dikejar awan panas ketika mencoba melakukan evakuasi di kawasan hutan bambu di Desa Glagah Harjo Sleman. Tak ayal, mereka pun lari tunggang langgang.

Tribunnews.com melaporkan, awalnya tim evakuasi mendengar kalau masih ada sekitar 7 atau 8 korban yang masih belum terevakuasi. Namun, sayang sat didatangi korban yang dimaksud tidak ditemui. Kawasan hutan bambu di perbatasan antara Sleman dan Klaten ini sepi. Kondisinya bagikan desa mati.

Belum sempat mereka turun, lahar panas sudah mengejar. Saking paniknya, petugas lari dan seorang petugas evakuasi Tagana tercebur ke lahar dingin dipenuhi debu vulkanik.

Seperti diketahui, sejak Sabtu (6/11/2010) pagi ini tim SAR yang terdiri dari TNI, Polri dan sukarelawan kembali ke atas Merapi untuk melakukan evakuasi tahap II. Langkah ini diambil setelah beberapa saat menyaksikan aktivitas Merapi relatif gejolaknya cenderung aman.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×