kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Tiga Pekan Pasca Tahun Baru, Harga Pangan Masih Tinggi


Minggu, 21 Januari 2024 / 19:08 WIB
Tiga Pekan Pasca Tahun Baru, Harga Pangan Masih Tinggi
ILUSTRASI. Tiga pekan setelah tahun baru, sejumlah harga pangan terpantau masih tinggi.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tiga pekan setelah tahun baru, sejumlah harga pangan terpantau masih tinggi.

Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengatakan, sejumlah harga pangan mengalami penurunan seperti cabai. Sebelumnya, harga cabai sempat menyentuh Rp 120.000 per kilogram (Kg). Meski begitu, harga cabai terbilang masih tinggi yakni di atas Rp 50.000 per Kg.

“Ini tetap masih kami anggap tinggi harga cabai-cabaian kita,” ujar Reynaldi saat dihubungi Kontan, Minggu (21/1).

Kemudian, dalam catatan Ikappi, harga beras medium masih di atas harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 13.000 per Kg. Padahal HET beras medium di Pulau Jawa adalah Rp 10.900 per Kg. Adapun harga telur Rp 24.500 per Kg dan harga bawang putih kating Rp 51.000 per Kg–Rp 52.000 per Kg.

“Gula pasir juga masih relatif tinggi di angka Rp 16.000 per kilogram, ada yang masih jual Rp 18.000 per kilogram nya,” kata Reynaldi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×