kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Tiga kali melanggar aturan, ormas bisa dibubarkan


Senin, 30 Agustus 2010 / 14:36 WIB
Tiga kali melanggar aturan, ormas bisa dibubarkan


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan memberikan sanksi bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap melakukan pelanggaran. Sanksi ini akan menjadi bagian dari revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Ormas.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzie mengatakan, sanksi bagi Ormas yang bandel ini berupa teguran. Bila ternyata sudah mendapat teguran lebih dari tiga kali, ormas itu terancam dibubarkan. "Kami akan ajukan ke Mahkamah Agung untuk dibubarkan," kata Gamawan, dalam rapat gabungan DPR, Senin (30/8).

Gamawan menjelaskan, ormas yang melakukan pelanggaran di tingkat pusat akan mendapat sanksi dari Kementerian Dalam Negeri. Lalu jika terjadi di tingkat daerah maka pejabat daerah itu yang memberikan sanksi.

Gamawan berjanji, revisi UU ini sudah bisa diajukan ke DPR pada Oktober mendatang. "Drafnya sudah bisa diajukan ke Badan Legislasi" ujar mantan Gubernur Sumatera Barat ini.

Pemerintah dan DPR sepakat merevisi undang-undang tentang Ormas ini karena sudah tak sesuai dengan kondisi sekarang. Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto mengatakan, banyak ormas yang cenderung melakukan kekerasan sehingga meresahkan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×