kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.013   -19,00   -0,11%
  • IDX 6.239   2,63   0,04%
  • KOMPAS100 820   2,99   0,37%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,29   0,08%
  • IDXHIDIV20 430   0,21   0,05%
  • IDX80 94   0,47   0,50%
  • IDXV30 119   1,52   1,29%
  • IDXQ30 112   0,14   0,13%

Ternyata, Australia juga menyadap BUMN Indonesia


Kamis, 21 November 2013 / 13:53 WIB
ILUSTRASI. Inilah 3 Cara Bayar Shopee lewat Livin by Mandiri hingga ATM./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/02/2022.


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sejak aksi penyadapan Australia diketahui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), seluruh perusahaan BUMN segera melakukan pemeriksaan. Ternyata, Angkasa Pura pernah menjadi target penyadapan Australia, namun berhasil digagalkan.

"Kita sudah mengamankan situs-situs milik BUMN, seperti Angkasa Pura selesai digagalkan," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan, Kamis (21/11/2013).

Menurut Dahlan, masih ada beberapa perusahaan BUMN yang masih belum dicek sudah terkena sadap dari Australia atau belum. Salah satu perusahaan BUMN yang masih diincar Australia adalah PT Garuda Indonesia.

"Kalau Garuda belum diperiksa," ungkap Dahlan.

Di tempat yang sama Direktur Utama PT Pegadaian Suwhono menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan situs dan data keuangan perusahaan.

Suwhono pun berharap dengan sistem pengamanan tersebut, pihak Australia tidak bisa menembus penyadapan.

"Kita proteksi jasa keuangan pada umumnya sistem di kami transaksi kami, secure-nya ada," jelas Suwhono. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×