kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Tender proyek daerah pengaruhi penyerapan anggaran


Jumat, 14 Juli 2017 / 22:11 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Terkait meningkatnya realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa semester I-2017, Ketua Komisi XI, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Melchias Markus Mekeng mengapresiasi upaya pemerintah untuk memaksimalkan penyerapan anggaran tersebut.

"Saya rasa selama tidak ada masalah dalam proses tender di daerahnya, dana transfer daerah akan terserap secara maksimal," tuturnya kepada KONTAN, Jumat (14/7). Ia menjelaskan, saat ini, daerah sangat membutuhkan anggaran tersebut untuk operasional pemerintah maupun pembangunan.

Jadi wajar saja, jika pada tahun ini, belanja pemerintah juga banyak terserap di daerah. Alokasi anggarannya pun sedikit lebih besar dibanding tahun 2016.

Akan tetapi, Mekeng kembali menjelaskan, anggaran transfer ke daerah kerap tidak terserap maksimal, seperti tren di tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dipicu berbagai kendala, terutama di bagian tender.

"Ya kan sudah saya katakan, kalau ada masalah dengan tender pasti tidak akan terserap 100%," ujarnya. Ia pun memaparkan, contoh masalah tender yang kerap terjadi, seperti masalah administrasi, kesepakatan harga yg tidak ketemu, dan lain-lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×