kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Temui Airlangga, Pramono Usulkan Kota Tua dan RS Sumber Waras Masuk Daftar PSN


Senin, 10 November 2025 / 13:40 WIB
Temui Airlangga, Pramono Usulkan Kota Tua dan RS Sumber Waras Masuk Daftar PSN
ILUSTRASI. Kawasan Museum Fatahillah di Kota Tua Jakarta (29/5/2024). KONTAN/Muradi


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (10/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Pramono mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengajukan dua proyek penting untuk ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PNS).

Kedua proyek tersebut adalah penataan kawasan Kota Tua dan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

Pramono menjelaskan, proyek pertama yang diusulkan sebagai PSN adalah pengelolaan Kawasan Kota Tua Jakarta, yang akan dikerjakan bersama Danantara serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Yang pertama adalah hal yang berkaitan dengan Kota Tua, karena bersama-sama dengan Danantara dan juga Kementerian Ekonomi Kreatif, kami akan mengelola Kota Tua. Dan untuk itu, salah satu hal yang kami akan usulkan adalah untuk menjadi PSN, Proyek Strategis Nasional," ujar Pramono kepada awak media di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: 12 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp 270 T Ditargetkan Rampung pada Akhir 2025

Sementara itu, proyek kedua berkaitan dengan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

Setelah memperoleh clearance dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), proyek tersebut kini dapat dilanjutkan dan diharapkan bisa dikembangkan menjadi rumah sakit tipe A bertaraf internasional.

"Tentunya kami sangat berkeinginan apabila Sumber Waras itu juga mendapatkan PSN, sehingga dengan demikian kami bisa membangun rumah sakit tipe A yang internasional," katanya.

Baca Juga: Basuki dan Pramono Bertemu, Perkuat Persiapan Pengelolaan IKN Sebagai Ibu Kota Baru

Menurutnya, pengajuan status PSN diperlukan agar pembangunan kedua proyek tersebut mendapat dukungan dan kemudahan dari pemerintah pusat.

"Karena itu tadi, supaya mendapatkan treatment di dalam proses pembangunannya menjadi lebih mudah, lebih baik," pungkas Pramono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×