kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.094   14,00   0,08%
  • IDX 5.447   58,84   1,09%
  • KOMPAS100 705   8,36   1,20%
  • LQ45 549   4,58   0,84%
  • ISSI 187   3,18   1,73%
  • IDX30 307   1,72   0,56%
  • IDXHIDIV20 404   4,19   1,05%
  • IDX80 81   0,85   1,06%
  • IDXV30 113   1,87   1,69%
  • IDXQ30 102   0,69   0,68%

Tebing longsor, jalur puncak tak bisa dilewati


Selasa, 21 Januari 2014 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Pemain sepak bola Brazil Everton Ribeiro melakukan selebrasi setelah mencetak gol ketiga dengan rekan satu tim saat bertanding melawan Peru dalam Copa America 2021 di Estadio Nilton Santos, Rio de Janeiro, Brazil, Kamis (17/6/2021). REUTERS/Sergio Moraes


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BOGOR. Tebing setinggi 8 meter, di Jalan Raya Puncak, Kampung Panimbangan, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, longsor, Selasa (21/1), sekitar pukul 11.45 WIB.

Akibatnya, jalur menuju Puncak dan Bogor tidak bisa dilintasi kendaraan. Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Bogor sedang melakukan buka tutup arus yang menuju Puncak dan Bogor.

"Di lokasi dilakukan buka tutup kendaraan secara bergantian," ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Muhammad Chaniago.

Kasat Lantas mengatakan, saat ini cuaca di Puncak masih diguyur gerimis dan berkabut. Longsornya tebing tersebut diduga akibat hujan yang terus turun selama beberapa hari ini.

"Pengendara diminta berhati-hati karena jalanan licin dan berkabut," katanya.

Hal itu dibenarkan oleh Kasie Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo. "Di Desa Tugu Utara sendiri ada dua titik longsor, datu titik lainnya di pemukiman warga. Tidak ada korban jiwa, hanya merusak beberaa rumah," kata Budi Aksomo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×