kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Tanamkan pemahaman Pancasila, Jokowi: Toleransi perlu diajarkan sejak dini


Sabtu, 30 Maret 2019 / 21:15 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo berpendapat bahwa yang terpenting dalam menanamkan ideologi Pancasila adalah dengan memberikan pemahaman untuk bertoleransi kepada anak-anak sejak dini. 

Hal itu ia ungkapkan saat menjawab pertanyaan dari panelis debat keempat pilpres terkait bagaimana cara menanamkan Pancasila tanpa pendekatan indoktrinasi. 

Menurut Jokowi, anak-anak harus diajarkan bertoleransi karena adanya beragam latar belakang di tengah masyarakat, baik suku, bahasa maupun agama. 

"Anak-anak harus diberitahu bagaimana bertoleransi karena kita ini memiliki 714 suku," ujar Jokowi di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3). 

"Anak-anak juga harus diberitahu bagaimana bertoleransi karena kita ini berbeda-beda agama," tuturnya. 

Jokowi mengatakan, penanaman Pancasila juga harus dilakukan dengan cara yang kekinian dan bukan indoktrinasi. 

Pendidikan terhadap anak-anak dapat dilakukan melalui interaksi dalam kehidupan sehari-hari. 

"Dalam kehidupan sehari-hari, seperti itulah sebetulnya yang ingin terus kita lakukan, pendidikan-pendidikan. Harus kekinian dan bukan indoktrinasi lagi," kata Jokowi. (Kristian Edianto) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Terkait Pemahaman Pancasila, Jokowi Sebut Toleransi Harus Diajarkan Sejak Dini"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×