kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.724   16,00   0,09%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Tanamkan pemahaman Pancasila, Jokowi: Toleransi perlu diajarkan sejak dini


Sabtu, 30 Maret 2019 / 21:15 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo berpendapat bahwa yang terpenting dalam menanamkan ideologi Pancasila adalah dengan memberikan pemahaman untuk bertoleransi kepada anak-anak sejak dini. 

Hal itu ia ungkapkan saat menjawab pertanyaan dari panelis debat keempat pilpres terkait bagaimana cara menanamkan Pancasila tanpa pendekatan indoktrinasi. 

Menurut Jokowi, anak-anak harus diajarkan bertoleransi karena adanya beragam latar belakang di tengah masyarakat, baik suku, bahasa maupun agama. 

"Anak-anak harus diberitahu bagaimana bertoleransi karena kita ini memiliki 714 suku," ujar Jokowi di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3). 

"Anak-anak juga harus diberitahu bagaimana bertoleransi karena kita ini berbeda-beda agama," tuturnya. 

Jokowi mengatakan, penanaman Pancasila juga harus dilakukan dengan cara yang kekinian dan bukan indoktrinasi. 

Pendidikan terhadap anak-anak dapat dilakukan melalui interaksi dalam kehidupan sehari-hari. 

"Dalam kehidupan sehari-hari, seperti itulah sebetulnya yang ingin terus kita lakukan, pendidikan-pendidikan. Harus kekinian dan bukan indoktrinasi lagi," kata Jokowi. (Kristian Edianto) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Terkait Pemahaman Pancasila, Jokowi Sebut Toleransi Harus Diajarkan Sejak Dini"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×