kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tak punya uang, pemerintah tak akan beli Freeport


Jumat, 15 Januari 2016 / 16:04 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Freeport Indonesia akhirnya menawarkan penjualan sahamnya kepada pemerintah untuk memenuhi kewajiban divestasi saham mereka tahun ini. Jumlah saham yang mereka tawarkan mencapai 10,64%, dengan nilai mencapai US$ 1,7 miliar.

Meskipun demikian, Sofyan Djalil, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan, pemerintah kemungkinan tidak akan membeli saham yang ditawarkan PT Freeport Indonesia tersebut. Alasannya, pemerintah saat ini merasa tidak punya dana untuk membeli saham perusahaan tersebut.

"Kalaupun punya uang, pemerintah juga tidak akan membeli. Uang akan digunakan untuk bangun infrastruktur," katanya Jumat (15/1).

Karena merasa tidak punya uang itulah, pemerintah, kata Sofyan menyerahkan pembelian saham Freeport pada BUMN. "Tentu sebelum melakukan itu, harga juga harus dievaluasi kembali," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×