kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tak dapat apa-apa, Golkar terpuruk


Kamis, 22 Mei 2014 / 08:55 WIB
ILUSTRASI. Jadwal La Liga Spanyol 2022/2023 Real Betis vs Bilbao.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Politisi senior Partai Golkar, Zainal Bintang, mengakui bahwa Partai Golkar saat ini dalam keadaan kritis dan terpuruk. Hal itu karena Golkar gagal mendapatkan kursi calon presiden ataupun wakil presiden pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

"Dari pandangan para tokoh yang ada, intinya jelas situasi kondisi psikologis Golkar kritis. Terpuruk," kata Zainal seusai menggelar pertemuan tertutup dengan para tokoh dan ormas sayap Golkar di Hotel JW Marriott Jakarta, Rabu (21/5/2014) malam.

Pertemuan para tokoh internal dan sayap Partai Golkar itu akhirnya memutuskan untuk mempercepat musyawarah nasional (munas). Munas adalah forum yang digunakan Golkar untuk memilih ketua umum. Dengan percepatan munas, posisi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie akan dievaluasi lebih cepat pula.

Selain membicarakan munas, pertemuan tersebut juga membicarakan arah dukungan Partai Golkar yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Namun, tidak ada keputusan berarti yang diambil terkait itu. Golkar tetap mengarahkan dukungannya ke koalisi politik yang dibangun Partai Gerindra.

Hadir dalam pertemuan malam ini sejumlah politisi senior Partai Golkar, seperti Andi Matalatta, Paskah Suzetta, Aksa Mahmud, Yorrys Raweyai, Zainal Bintang, Ali Wongso, Rusdi Tahir, Oetoyo Oesman, dan Ridwan Hisjam. (Ihsanuddin)
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×