kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.918   5,00   0,03%
  • IDX 6.075   38,32   0,63%
  • KOMPAS100 783   5,66   0,73%
  • LQ45 599   3,69   0,62%
  • ISSI 211   1,15   0,55%
  • IDX30 333   2,13   0,64%
  • IDXHIDIV20 425   2,12   0,50%
  • IDX80 89   0,56   0,63%
  • IDXV30 115   0,66   0,58%
  • IDXQ30 109   0,68   0,63%

Tak capai target pemerintah, BPS hanya catat kunjungan 16,1 juta wisman pada 2019


Senin, 03 Februari 2020 / 12:01 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto dan jajaran BPS


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia di sepanjang 2019 rupanya mengalami peningkatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisman yang datang ke Indonesia adalah sebanyak 16,1 juta.

"Ini meningkat tipis 1,82% dari jumlah kunjungan wisman tahun 2018 yang sebesar 15,81 juta kunjungan," terang Kepala BPS Suhariyanto, Senin (3/2) di Jakarta.

Baca Juga: Sumatra Utara berpotensi kehilangan Rp 5,2 miliar per bulan akibat virus corona

Hanya saja, kunjungan wisman ini tidak mencapai target yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebanyak 18 juta kunjungan. 

Namun, ini masih dalam perkiraan BPS sebelumnya yang menyebut kemungkinan jumlah kunjungan wisman ada dalam kisaran 16,1 juta- 16,3 juta kunjungan.

Suhariyanto mengatakan Indonesia memiliki tantangan untuk menarik wisman agar lebih banyak datang ke Indonesia. Dengan meningkatnya kunjungan, ini tentu akan memberikan efek yang baik bagi perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah targetkan sebanyak 17 juta wisatawan mancanegara di tahun 2020

"Semoga juga spending wisman juga meningkat sehingga ini berdampak pada perekonomian Indonesia," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×