kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tahun ini, impor gandum bakal bertambah gemuk


Rabu, 08 Februari 2012 / 09:34 WIB
Tahun ini, impor gandum bakal bertambah gemuk
ILUSTRASI. Promo HokBen hari ini 18 Februari 2021 menawarkan beragam menu Super Bowl mulai dari harga Rp 35.000. Dok: Instagram HokBen


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Impor gandum Indonesia tahun ini diperkirakan naik menjadi 5,8 juta ton, naik dari realisasi tahun lalu sebesar 5,2 juta ton. Hal tersebut disampaikan oleh Franciscus Welirang, Ketua Asosiasi Pengusaha Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) di Jakarta, (7/2).

Untuk diketahui, tahun 2010 ada impor gandum sebanyak 4,8 juta ton. Direktur Eksekutif Aptindo, Ratna Sari Lopis bilang, kenaikan impor gandum karena naiknya konsumsi gandum di dalam negeri.

Ratna mengakui, beberapa tahun terakhir, masyarakat banyak yang mulai mencari substitusi nasi dengan mie. Hal inilah yang membuat peralihan dari beras ke tepung terigu berbahan gandum. Ditambah lagi dengan harga beras yang lebih mahal daripada harga tepung terigu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×