kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tahun Depan, Program Remunerasi Tetap Berjalan


Minggu, 08 November 2009 / 16:37 WIB


Reporter: Martina Prianti |

JAKARTA. Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan program remunerasi alias perbaikan struktur gaji di institusi
Kepolisian tetap berjalan mulai tahun depan.

Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengatakan, kasus penahanan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif oleh Polri tidak akan mengubah alokasi anggaran yang telah dibuat pemerintah bersama DPR dalam pembahasan APBN 2010. "Jangan yang di hukum institusinya karena tentu masih ada aparat Kepolisian dengan kinerja baik," ucap Harry, Jumat (6/11).

Menurutnya, kesalahan yang mungkin saja dilakukan oleh oknum aparat penegak hukum itu tidak bisa dijadikan dasar untuk membatalkan kebijakan yang dimaksudkan memperbaiki kesejahteraan anggota polisi.

Untuk catatan, insitusi Kepolisian masuk dalam daftar 13 kementerian/lembaga (K/L) yang mendapatkan kebijakan remunerasi. Selain itu, remunerasi ini juga diberikan kepada TNI dan Kejaksanaan Agung.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×