kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Tahun 2025, Menteri Desa Sebut Rp 14,2 Triliun Dana Desa untuk Ketahanan Pangan


Jumat, 03 Januari 2025 / 20:44 WIB
Tahun 2025, Menteri Desa Sebut Rp 14,2 Triliun Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyatakan desa siap mendukung ketahanan pangan di tahun 2025.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyatakan desa siap mendukung ketahanan pangan di tahun 2025.

Ia bilang, 20% dana desa akan digunakan untuk mendukung ketahanan pangan. Termasuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG).

"Tadi saya sampaikan, saya laporkan 20% dari Rp 71 triliun dana desa tahun 2025 untuk ketahanan pangan," ujar Yandri di Istana Bogor, Jumat (3/1).

Baca Juga: Mau Jadi Mitra Program Makan Bergizi Gratis? Baca Ini Persyaratannya

Yandri mencontohkan, akan ada desa penghasil padi, desa penghasil jagung, desa penghasip ikan nila, desa melon dan lain sebagainya.

Desa-desa tersebut akan menyuplai bahan baku program makan bergizi gratis. Hal itu akan sesuai konsep diversifikasi pangan.

"Jadi kita tadi arahan bapak presiden, makan siang bergizi itu melalui kerja sama dengan koperasi, Bumdes, itu seharusnya sepatutnya bahan bakunya dari desa," jelas Yandri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×