kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Susno: Polisi Mencium Keanehan dalam Aliran Dana Bailout


Rabu, 20 Januari 2010 / 16:07 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Polisi sudah mencium adanya keanehan dalam penyaluran dana talangan (bailout) Rp 6,76 triliun ke Bank Century. Mantan Kepala Bareskrim Susno Duaji mengatakan kalau ada satu nasabah di Makassar yang mencairkan dananya sebanyak Rp 33 miliar. Polisi sendiri sudah mengamankan nasabah tersebut untuk didalami pencairan dana ini. "Kita sudah tanyakan orang tersebut," ujar Susno dalam pemeriksaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket kasus Bank Century, Rabu (20/1).

Dalam pemeriksaan terhadap nasabah tersebut, Susno mengatakan kalau orang tersebut hanya bekerja di bengkel saja. Ketika didalami, uang tersebut didapatkan oleh nasabah asal Makassar tersebut karena meminjam. Sayangnya, Susno mengaku tak bisa mendalami terus kasus ini karena keburu sudah dipindahkan dari jabatanya Kepala Bareskrim.

Anggota Pansus Andi Rahmat mengatakan kalau keanehan dalam penerimaan dana ini juga terjadi di Ciputat Tangerang. Nasabah yang mencairkan dana ini ternyata adalah supir taksi. "Ini yang harus didalami oleh lagi," ujar Andi. Hari ini Susno diperiksa oleh Pansus terkait dengan peristiwa penangkapan Robert Tantular. Susno juga akan diperiksa terkait dengan proses pencairan duit nasabah Boedi Sampoerna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×