kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Status hukum Hercules cs ditetapkan sore hari ini


Sabtu, 09 Maret 2013 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta,


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hercules Rozario Marshal bersama 50 anak buahnya masih dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (9/3/2013).

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkatnya yang dikutip KONTAN dari Tribunnews.com. "Masih diperiksa," ucap Rikwanto.

Hingga saat ini belum ada satu orang pun yang dilakukan penahanan maupun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan, perusakan dan melawan petugas.

"Sore nanti dìtentukan (statusnya)," ujarnya. Sementara Hercules sebelumnya membantah jika kelompoknya melakukan provokasi saat anggota kepolisian menggelar apel di lokasi tersebut.

"Ini itu salah paham, saya itu malah mempersilakan polisi apel. Jadi awalnya pas saya pulang ke rumah, ada laporan kalau mau ada apel polisi," ujar Hercules saat digelandang dari Krimum ke Resmob Polda Metro Jaya, Jumat (8/3/2013) malam.

Kemudian usai mendapat informasi tersebut, Hercules datang ke lokasi apel dan sempat berbincang-bincang dengan pihak kepolisian. Setelah itu, Hercules kembali pulang ke rumahnya yang terletak di belakang ruko PT Tjakra Multi Strategi.

Selang beberapa lama, Hercules mengaku mendapat laporan jika terjadi salah paham antara pihak pengembang dengan manajemen.  Kemudian Hercules kembali ke TKP dan berbincang dengan pihak manajemen pengembang dan polisi.

"Terus saya balik lagi ke rumah.  Tiba-tiba polisi tangkap saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi di sana. Ini sepertinya ada salah paham," terang Hercules.

Kemudian saat ditanya mengenai adanya pemerasan yang dilakukan pihaknya, Hercules membantah hal tersebut. "Tidak ada pemerasan," kata Hercules.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Hercules bersama dengan 50 anak buahnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. (adi Suhendi/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×