kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Staf Khusus: SBY belum berkomunikasi dengan pimpinan parpol


Rabu, 21 September 2011 / 19:22 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Staf khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparinga membantah jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah melakukan komunikasi secara khusus dengan sejumlah pimpinan partai politik terkait reshuffle atau perombakan kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. "Perihal pemanggilan pimpinan partai politik belum," katanya, Rabu (21/9).

Daniel hanya menegaskan bahwa sampai detik ini Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono terus melakukan komunikasi seputar reshuffle ini. "Komunikasi di antara Merdeka Utara dan Merdeka Selatan terus berlangsung dan tidak ada hotline selain di antara dua gedung itu," katanya.

Ketika ditanya menyangkut sejumlah nama yang bakal kena reshuffle, Daniel dengan tegas memilih untuk menutup rapat mulutnya. "Saya memilih menutup rapat mulut saya. Biarlah pada saatnya Presiden sendiri yang mengabarkan ihwal penting itu pada publik," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie yang justru menyebutkan SBY telah berkomunikasi dengan ketua umum partai yang tergabung dalam koalisi untuk membicarakan soal reshuffle. Pernyataan Marzuki ini sekaligus untuk menepis tudingan sejumlah kader partai lain yang mengaku belum diajak bicara perihal persoalan ini.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×