kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Sri Mulyani akan luncurkan pembiayaan ultra mikro


Senin, 14 Agustus 2017 / 08:49 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani akan meluncurkan pembiayaan ultra mikro (UMI) kepada para pelaku usaha yang memiliki kebutuhan pembiayaan di bawah Rp 10 juta, di Desa Pasir Angin, Megamendung, Bogor, Senin (14/8).

Peluncuran pembiayaan UMI tersebut akan dilakukan secara simbolis kepada pelaku usaha di desa tersebut. Tak hanya itu, Sri Mulyani dijadwalkan mengikuti teleconference dengan tujuh titik lainnya yang tersebar mulai dari Aceh, Pulau Jawa, hingga Nusa Tenggara Timur mengenai pelaksanaan program ini.

Adapun Desa Pasir Angin dan tujuh titik yang dimaksud, merupakan proyek percontohan (pilot project) program tersebut.

Untuk diketahui, pembiayaan UMI merupakan bagian dari program pemerintah untuk pembiayaan usaha masyarakat. Untuk pelaksanaannya, program ini diinisiasi oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP), yaitu Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. PIP pun menggandeng tiga BUMN sebagai penyalur, yakni PT Pegadaian, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Permodalan Nasional Madani.

Rencananya, pilot project akan dilakukan hingga akhir tahun nanti. Khusus tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun yang diperuntukkan bagi program program UMI untuk menjangkau 300.000 pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Pembiayaan ultra mikro merupakan program untuk melengkapi program kredit usaha rakyat (KUR). Diharapkan, pelaku usaha mikro bisa mengakses keuangan dengan plafon dan bunga yang lebih rendah dibandingkan plafon dan bunga perbankan. Dengan program ini pula, diharapkan inklusi keuangan yang ditargetkan Presiden Joko Widodo sebesar 75% di tahun 2019 bisa tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×