kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Soal mutasi virus Covid-19, Menkes: Lebih cepat menular tapi tak lebih berbahaya


Selasa, 29 Desember 2020 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kesiapan vaksin dan ketersediaan layanan kesehatan di Kantor Presiden, Jakarta


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan sejumlah fakta terkait mutasi baru virus corona SARS Cov-2 atau yang dikenal dengan Covid-19.

Menurut Budi, faktanya mutasi virus ini lebih cepat menular. "Virus ini memang terbukti lebih mudah menular," ujar Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/12).

Meski lebih cepat menular, Budi menyebut bahwa mutasi virus Covid-19 ini belum terbukti lebih parah atau lebih berbahaya dibanding strain virus Covid-19 lainnya. Sehingga virus baru tersebut tidak menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Fakta lainnya dalam mutasi Covid-19 itu adalah telah dapat dilacak. Virus mutasi Covid-19 dapat diketahui menggunakan teknik yang sama dalam mengetahui pasien Covid-19.

Baca Juga: Libur panjang, Menkes ingatkan potensi lonjakan kasus Covid-19

"Virus ini bisa dideteksi dengan alat deteksi ada sekarang seperti swab antigen dan swab PCR," terang Budi.

Pemerintah terus berupaya menemukan varian lain dalam Covid-19. Hal itu dilakukan dengan melakukan whole genome sequencing.

Sebagai informasi berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga saat  ini secara total ada 727.122 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 596.783 kasus sembuh dan 21.703 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Menkes pastikan 1,3 juta tenaga kesehatan jadi prioritas vaksinasi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×