kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Soal mutasi virus Covid-19, Menkes: Lebih cepat menular tapi tak lebih berbahaya


Selasa, 29 Desember 2020 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kesiapan vaksin dan ketersediaan layanan kesehatan di Kantor Presiden, Jakarta


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan sejumlah fakta terkait mutasi baru virus corona SARS Cov-2 atau yang dikenal dengan Covid-19.

Menurut Budi, faktanya mutasi virus ini lebih cepat menular. "Virus ini memang terbukti lebih mudah menular," ujar Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/12).

Meski lebih cepat menular, Budi menyebut bahwa mutasi virus Covid-19 ini belum terbukti lebih parah atau lebih berbahaya dibanding strain virus Covid-19 lainnya. Sehingga virus baru tersebut tidak menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Fakta lainnya dalam mutasi Covid-19 itu adalah telah dapat dilacak. Virus mutasi Covid-19 dapat diketahui menggunakan teknik yang sama dalam mengetahui pasien Covid-19.

Baca Juga: Libur panjang, Menkes ingatkan potensi lonjakan kasus Covid-19

"Virus ini bisa dideteksi dengan alat deteksi ada sekarang seperti swab antigen dan swab PCR," terang Budi.

Pemerintah terus berupaya menemukan varian lain dalam Covid-19. Hal itu dilakukan dengan melakukan whole genome sequencing.

Sebagai informasi berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga saat  ini secara total ada 727.122 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 596.783 kasus sembuh dan 21.703 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Menkes pastikan 1,3 juta tenaga kesehatan jadi prioritas vaksinasi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×