kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   3,00   0,02%
  • IDX 6.142   33,77   0,55%
  • KOMPAS100 810   8,96   1,12%
  • LQ45 618   9,83   1,62%
  • ISSI 211   -0,32   -0,15%
  • IDX30 350   6,27   1,83%
  • IDXHIDIV20 437   8,24   1,92%
  • IDX80 93   1,12   1,22%
  • IDXV30 118   0,75   0,64%
  • IDXQ30 113   2,28   2,06%

Soal mutasi virus Covid-19, Menkes: Lebih cepat menular tapi tak lebih berbahaya


Selasa, 29 Desember 2020 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kesiapan vaksin dan ketersediaan layanan kesehatan di Kantor Presiden, Jakarta


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan sejumlah fakta terkait mutasi baru virus corona SARS Cov-2 atau yang dikenal dengan Covid-19.

Menurut Budi, faktanya mutasi virus ini lebih cepat menular. "Virus ini memang terbukti lebih mudah menular," ujar Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/12).

Meski lebih cepat menular, Budi menyebut bahwa mutasi virus Covid-19 ini belum terbukti lebih parah atau lebih berbahaya dibanding strain virus Covid-19 lainnya. Sehingga virus baru tersebut tidak menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Fakta lainnya dalam mutasi Covid-19 itu adalah telah dapat dilacak. Virus mutasi Covid-19 dapat diketahui menggunakan teknik yang sama dalam mengetahui pasien Covid-19.

Baca Juga: Libur panjang, Menkes ingatkan potensi lonjakan kasus Covid-19

"Virus ini bisa dideteksi dengan alat deteksi ada sekarang seperti swab antigen dan swab PCR," terang Budi.

Pemerintah terus berupaya menemukan varian lain dalam Covid-19. Hal itu dilakukan dengan melakukan whole genome sequencing.

Sebagai informasi berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga saat  ini secara total ada 727.122 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 596.783 kasus sembuh dan 21.703 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Menkes pastikan 1,3 juta tenaga kesehatan jadi prioritas vaksinasi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×