kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Soal mutasi virus Covid-19, Menkes: Lebih cepat menular tapi tak lebih berbahaya


Selasa, 29 Desember 2020 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kesiapan vaksin dan ketersediaan layanan kesehatan di Kantor Presiden, Jakarta


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan sejumlah fakta terkait mutasi baru virus corona SARS Cov-2 atau yang dikenal dengan Covid-19.

Menurut Budi, faktanya mutasi virus ini lebih cepat menular. "Virus ini memang terbukti lebih mudah menular," ujar Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/12).

Meski lebih cepat menular, Budi menyebut bahwa mutasi virus Covid-19 ini belum terbukti lebih parah atau lebih berbahaya dibanding strain virus Covid-19 lainnya. Sehingga virus baru tersebut tidak menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Fakta lainnya dalam mutasi Covid-19 itu adalah telah dapat dilacak. Virus mutasi Covid-19 dapat diketahui menggunakan teknik yang sama dalam mengetahui pasien Covid-19.

Baca Juga: Libur panjang, Menkes ingatkan potensi lonjakan kasus Covid-19

"Virus ini bisa dideteksi dengan alat deteksi ada sekarang seperti swab antigen dan swab PCR," terang Budi.

Pemerintah terus berupaya menemukan varian lain dalam Covid-19. Hal itu dilakukan dengan melakukan whole genome sequencing.

Sebagai informasi berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga saat  ini secara total ada 727.122 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 596.783 kasus sembuh dan 21.703 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Menkes pastikan 1,3 juta tenaga kesehatan jadi prioritas vaksinasi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×