kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Simak tiga big cap yang menopang IHSG sesi I


Rabu, 30 April 2014 / 12:38 WIB
ILUSTRASI. Daun Sereh untuk Kesehatan


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I menguat 13,91 poin atau naik 0,29% menjadi 4.833,60. Ada 170 saham naik, 94 saham turun dan 85 saham diam tak bergerak.

Aksi beli saham big cap menjadi penopang IHSG sesi I, Rabu (30/4). Berikut tiga saham big cap sesi I hari ini:

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Saham BBRI naik 1,53% menjadi Rp 9.925 di sesi I dan menyumbang kenaikan indeks sebesar 3,97 poin. Tiga sekuritas yang banyak menjual saham BBRI adalah; Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 71,05 miliar, UBS Securities Indonesia senilai Rp 39,28 miliar dan PT Citigroup Securities Indonesia senilai Rp 27,80 miliar

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM naik 1,32% menjadi Rp 2.300 di sesi I dan menyumbang kenaikan indeks sebesar 3,28 poin. Tiga sekuritas yang banyak menjual saham TLKM adalah; CLSA Indonesia senilai Rp 23,86 miliar, Deutsche Securities Indonesia senilai Rp 21,53 miliar, JP MOrgan Stanley Indonesia senilai 9,59 miliar.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR naik 0,78% menjadi Rp 29.225 di sesi I dan menyumbang kenaikan indeks sebesar 1,86 poin. Tiga sekuritas yang banyak membeli saham UNVR adalah; Macquarie Capital Securities Indonesia senilai Rp 1,611 miliar, UBS Securities Indonesia senilai Rp 1,43 miliar dan Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 937,16 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×