kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Siap-siap, Komoditas Tambang dan Migas Bakal Naik


Rabu, 22 Oktober 2008 / 14:07 WIB


Reporter: Hikmah Yanti

JAKARTA. Harga komoditas pertambangan dan nigas besar kemungkinan akan melejit dalam 3-4 tahun yang akan datang.  


Demikian disampaikan Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Ekonomi dan Keuangan Simon F. Sembiring usai menerima tamu yakni sejumlah investor asal Amerika Serikat (AS) di Geding ESDM Jakarta, Rabu (22/10).  

Simon menjelaskan, dropnya sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia(BEI) akibat krisis keuangan global membuat investor urung menanamkan investasinya di sektor padat modal seperti energi dan sumber daya mineral (ESDM). Padahal pasar modal merupakan sumber dana murah untuk mendanai kegiatan eksplorasi. Dengan begitu,bukan tidak mungkin selama 3 tahun ke depan tidak ada penemuan dan cadangan baru pada komoditi pertambangan dan migas.

"Kemungkinan harga komoditas pertambangan dan migas akan naik dalam 3-4 tahun yang akan datang akibat adanya gap antara supply dan demand yang disebabkan lack of discovery," kata Simon.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×