kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.844   42,00   0,25%
  • IDX 8.266   -25,34   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,92   -0,33%
  • LQ45 838   -3,76   -0,45%
  • ISSI 296   0,00   0,00%
  • IDX30 436   -0,38   -0,09%
  • IDXHIDIV20 521   0,43   0,08%
  • IDX80 130   -0,42   -0,32%
  • IDXV30 143   0,90   0,63%
  • IDXQ30 141   -0,23   -0,16%

Setelah Luhut Panjaitan, giliran Erick Thohir minta maaf soal penanganan Covid-19


Senin, 19 Juli 2021 / 22:45 WIB
Setelah Luhut Panjaitan, giliran Erick Thohir minta maaf soal penanganan Covid-19


Sumber: Kompas.com | Editor: Khomarul Hidayat

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah lebih dahulu menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, jika dalam pelaksanaannya di rasa belum optimal.

Seperti diketahui, Luhut merupakan Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali yang penerapannya berlangsung sepanjang 3-20 Juli 2021.

"Sebagai koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali dari lubuk hati paling dalam, saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan PPKM Darurat Jawa-Bali ini masih belum optimal," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7).

Ia memastikan, akan bekerja keras bersama jajaran menteri dan kepala lembaga terkait untuk menurunkan kasus Covid-19. Saat ini, varian Delta yang tingkat penularannya 7 kali lebih tinggi dari varian lainnya, memang tengah mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia.

"Saya bersama jajaran dan menteri kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa penyebaran varian Delta ini bisa diturunkan," kata Luhut.

Baca Juga: Pemerintah tambah anggaran bansos Rp 39,19 triliun, simak rinciannya

Penulis : Yohana Artha Uly
Editor : Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Luhut, Kini Erick Thohir Minta Maaf Terkait Penanganan Covid-19".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×