kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Setahun pandemi, tren permohonan PKPU terus meningkat


Selasa, 02 Maret 2021 / 18:52 WIB
ILUSTRASI. Palu persidangan.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Satu tahun sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020, tren permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga meningkat.

Mengutip data dari sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) dari 5 pengadilan niaga (PN) yakni PN Jakarta Pusat, PN Medan, PN Semarang, PN Surabaya dan PN Makassar, tren kasus PKPU tercatat meningkat.

Tercatat, pada Maret 2020 – Februari 2021, perkara PKPU sebanyak 685 perkara. Sedangkan perkara kepailitan mencapai 121 perkara.

Baca Juga: Sepanjang tahun 2020, perkara PKPU meningkat

Selain itu, pada Januari 2020 – Februari 2020 terdapat 55 perkara PKPU dan 6 perkara kepailitan. Sedangkan, pada Januari 2021 – Februari 2021 terdapat 95 perkara PKPU dan 11 perkara kepailitan.

Praktisi Hukum sekaligus Advokat dari Kantor Frans & Setiawan Law Office, Hendra Setiawan Boen mengatakan, meningkatnya perkara PKPU karena dampak pandemi covid-19 yang menyebabkan ekonomi tidak normal dan cashflow pelaku usaha yang terganggu.

Hendra menilai, tren kasus PKPU dan kepailitan ke depannya akan bergantung pada penanganan covid-19. Sebab, memburuknya ekonomi berhubungan erat dengan naiknya permohonan PKPU atau kepailitan.

“Perbaikan ekonomi dan penanganan Covid-19 berjalan beriringan dan tidak dapat terpisahkan,” ujar Hendra saat dihubungi, Selasa (2/3).

Selanjutnya: Alasan Gunung Raja Paksi ajukan permohonan pencabutan PKPU

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×