kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Serikat Pekerja: Pertamina bukan cuma soal uang


Jumat, 28 November 2014 / 10:27 WIB
ILUSTRASI. Peserta mengikuti tes seleksi Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) di GOR Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/9/2021). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/pras.


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Munculnya tiga kandidat calon Direktur Utama Pertamina yang seluruhnya dari kalangan eksternal membuat para pekerja Pertamina kecewa.

Seperti yang diungkapkan oleh Ugan Gandar, Presiden Serikat Pekerja Pertamina Bersatu. Menurutnya Direktur Utama Pertamina dari kalangan eksternal tidak seluruhnya mengetahui sektor migas.

"Kandidat dirut Pertamina dari internal lebih banyak, dan bagus," ujar Presiden Serikat Pekerja Pertamina, Ugan Gandar melalui keterangannya, Jumat (28/11).

Misalnya saja Dwi Soetjipto yang merupakan Dirut Semen Indonesia. Menurut Ugan, industri semen tidak sebanding dengan sektor migas. Jika kandidat-kandidat tersebut ditugasi membenahi keuangan Pertamina, menurutnya persoalan di Pertamina bukan semata-mata masalah keuangan saja. 

"Tugas penting Dirut Pertamina adalah meningkatkan lifting minyak, membenahi sektor hulu dan hilir, berjuang untuk membangun kilang, memperbaiki bisnis kapal minyak dan tanker," jelasnya.

Selain itu, Ugan juga meragukan kemampuan Dwi Soetjipto dalam melawan intervensi, karena itu bukanlah hal yang ringan. Apalagi sektor minyak ini memiliki posisi penting sehingga banyak kelompok yang memiliki kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×