kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Sepanjang 2020, cadangan devisa Indonesia menguat 3,09%


Jumat, 08 Januari 2021 / 10:47 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Cadangan Devisa Naik ----- Bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa Indonesia di tahun 2020 menguat, di tengah pandemi virus corona yang berdampak terhadap ekonomi dalam negeri. 

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan sepanjang 2020, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2020 sebesar US$ 135,9 miliar, menguat 3,09% dibanding realisasi Januari 2020 senilai US$ 131,7 miliar.

Adapun kondisi cadangan devisa sepanjang tahun 2020 cukup fluktuatif. Pada Februari cadangan devisa turun dari bulan sebelumnya dan berada di posisi US$ 130,4 miliar. Sepanjutnya, cadangan devisa anjlok ke level US$ 121 miliar pada Maret 2020.

Kemudian memasuki periode kuartal II-2020 cadangan devisa perlahan pulih. Pada April sebesar US$ 127,9 miliar, Mei US$ 130,5 miliar, Juni US$ 131,7 miliar, Juli US$ 135,1 miliar, lalu di pada Agustus berada di titik tertinggi cadangan devisa tahun ini yakni US$ 137 miliar.

Baca Juga: Cadangan devisa tercatat US$ 135,9 miliar, naik 1,6% pada Desember 2020

Namun, masuk bulan September cadangan devisa kembali turun menjadi US$ 135,2 miliar, Oktober US$ 133,7 miliar, dan November US$ 133,6 miliar. Barulah kembali membaik pada Desember 2020 yang ada di US$ 135,9 miliar.

BI menjelaskan pada akhir Desember 2020 lalu, posisi cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 10,2 bulan impor atau 9,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menilai cadangan devisa itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Kata Erwin peningkatan posisi cadangan devisa pada Desember 2020 terutama dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah dan penerimaan pajak. 

“Ke depan Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” kata Erwin dalam keterangan resminya, Jumat (8/1).

Selanjutnya: Realisasi pembiayaan utang 2020 naik 180,4%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×