kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Sensus Ekonomi 2016: Penyebaran usaha belum merata


Kamis, 27 April 2017 / 18:22 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyelesaikan Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) yang dimulai sejak Mei 2016. Dari sensus tersebut, ditemukan ada peningkatan usaha sebesar 17,51% menjadi 26,71 juta usaha atau perusahaan di Indonesia.

Kepala BPS Suhariyanto mencatat, sebaran usaha atau perusahaan antar pulau, 79,35% usaha/perusahaan terkonsentrasi di Kawasan Barat lndonesia (Pulau Sumatra dan Jawa). Sebanyak 16,2 juta usaha/perusahaan atau 60,74% terhadap seluruh usaha/perusahaan di Indonesia berada di Pulau Jawa. 

“Kemudian persoalan lain yang masih jadi tantangan kita, penyebaran per pulau itu jumlah usaha sebagian besar konsetrasinya di jawa 60,74%. Jadi ke depan, kita harus berupaya usaha-usaha itu tumbuh di pulau-pulau lain,” katanya di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (27/4).

Sementara, bila dibedakan menurut skala usaha, 26,26 juta usaha/perusahaan atau 98,33% berskala Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 0,45 juta usaha/perusahaan atau 1,67% berskala Usaha Menengah Besar (UMB).

“Jadi usahanya banyak, tetapi kecil-kecil,” ujar Suhariyanto.

Adapun dari sisi jumlah tenaga kerja menurut lapangan usaha, didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebanyak 22,37 juta tenaga kerja atau 31,81% dari tenaga kerja yang ada di Indonesia.

Selanjutnya, Suhariyanto mengatakan, BPS akan melakukan sensus tahap kedua pada Agustus-September 2017 sehingga apa yang disajikan ini baru hasil awal.

Kami akan ambil sampel UMN dan UMB untuk lebih rinci mengenai struktur-strukturnya, terkait tenaga kerja, permodalan, biaya, kendala usaha, dan lainnya. "Jadi kalau sudah selesai tahap dua, infonya akan semakin kaya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×