kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Sensus Ekonomi 2016: Penyebaran usaha belum merata


Kamis, 27 April 2017 / 18:22 WIB
Sensus Ekonomi 2016: Penyebaran usaha belum merata


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyelesaikan Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) yang dimulai sejak Mei 2016. Dari sensus tersebut, ditemukan ada peningkatan usaha sebesar 17,51% menjadi 26,71 juta usaha atau perusahaan di Indonesia.

Kepala BPS Suhariyanto mencatat, sebaran usaha atau perusahaan antar pulau, 79,35% usaha/perusahaan terkonsentrasi di Kawasan Barat lndonesia (Pulau Sumatra dan Jawa). Sebanyak 16,2 juta usaha/perusahaan atau 60,74% terhadap seluruh usaha/perusahaan di Indonesia berada di Pulau Jawa. 

“Kemudian persoalan lain yang masih jadi tantangan kita, penyebaran per pulau itu jumlah usaha sebagian besar konsetrasinya di jawa 60,74%. Jadi ke depan, kita harus berupaya usaha-usaha itu tumbuh di pulau-pulau lain,” katanya di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (27/4).

Sementara, bila dibedakan menurut skala usaha, 26,26 juta usaha/perusahaan atau 98,33% berskala Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 0,45 juta usaha/perusahaan atau 1,67% berskala Usaha Menengah Besar (UMB).

“Jadi usahanya banyak, tetapi kecil-kecil,” ujar Suhariyanto.

Adapun dari sisi jumlah tenaga kerja menurut lapangan usaha, didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebanyak 22,37 juta tenaga kerja atau 31,81% dari tenaga kerja yang ada di Indonesia.

Selanjutnya, Suhariyanto mengatakan, BPS akan melakukan sensus tahap kedua pada Agustus-September 2017 sehingga apa yang disajikan ini baru hasil awal.

Kami akan ambil sampel UMN dan UMB untuk lebih rinci mengenai struktur-strukturnya, terkait tenaga kerja, permodalan, biaya, kendala usaha, dan lainnya. "Jadi kalau sudah selesai tahap dua, infonya akan semakin kaya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×