kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Selesaikan Proyek Waskita, Hutama Karya Diusulkan Dapat PMN Tambahan Rp 12,5 Triliun


Senin, 05 Juni 2023 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan tambahan PMN sebesar Rp 12,5 triliun untuk Hutama Karya.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan tambahan PMN sebesar Rp 12,5 triliun untuk Hutama Karya (HK) agar bisa menyelesaikan proyek tol PT Waskita Karya Tbk (WSKT). 

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, saat ini posisi Waskita sedang dalam masa standstill dan melakukan negosiasi dengan para kreditur pemegang obligasi WSKT.  

Agar kondisi Waskita kembali sehat, BUMN akan mengajukan tambahan PMN untuk menyelesaikan pembangunan ruas tol Bogor-Ciawi-Sukabumi dan Kayu Agung-Palembang-Betung. 

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Berencana Lakukan Transformasi, Cermati Rekomendasi Analis

"Kami melakukan PMN untuk menyelesaikan beberapa ruas tol melalui Hutama Karya," ucap pria yang akrab dipanggil Tiko, Senin (5/6). 

Tiko bilang tidak menutup akan ada penambahan PMN jikalau kebutuhan restrukturisasi WSKT terus meningkat. Saat ini BUMN tengah melakukan penghitungan sambil berdiskusi dengan Kementerian Keuangan. 

"Kami mengharapkan Waskita Karya kalau sudah selesai restrukturisasi bisa menjadi bagian dari Grup Hutama Karya," tutur dia. 

Secara keseluruhan Hutama Karya akan mengantongi PMN Rp 22,5 triliun di 2024. Senilai Rp 10 triliun dipakai untuk pendanaan masa operasi dan Rp 12,5 triliun untuk membantu menyelesaikan proyek ruas tol Waskita.

Baca Juga: Suntikan Modal ke Waskita Karya Masih Ditahan

Sebelumnya, Kementerian BUMN sudah menyampaikan tengah merancang rencana untuk konsolidasi perusahaan pelat merah di sektor infrastruktur dan karya. 

Menteri BUMN Erick Thohir Erick menyebut ada kemungkinan konsolidasi Hutama Karya dengan Waskita. Kemudian PTPP dan WIKA akan bergabung. Namun untuk skemanya, masih dalam kajian, bisa berupa suntikan dana. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×