kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Sejak 1997, Jokowi minta tol Bocimi cepat kelar


Selasa, 21 Juni 2016 / 11:52 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo meminta pembangunan proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dipercepat. Pembangunan proyek tersebut, kata dia, sudah tertunda sangat lama.

"Tol ini pernah di-groundbreaking empat kali, tapi berhenti. Ini dimulai sejak tahun 1997, tapi sampai sekarang semeter pun belum," ujar Jokowi saat meninjau proyek, Selasa (21/6/2016).

Jalan tol sepanjang 54 kilometer dan terdiri dari empat seksi itu awalnya diperkirakan selesai pada tahun 2019. Namun, mengingat kebutuhan masyarakat yang begitu mendesak, Jokowi meminta kontraktor menyelesaikan proyek itu lebih cepat, yakni 2018. "Tetapi, untuk Seksi I saja selesainya 2017," ujar Jokowi.

Investor nakal

Presiden mengatakan, persoalan yang dihadapi dalam proyek tol ini sehingga tertahan lama adalah karena ulah investor nakal. Meski sudah tanda tangan kontrak, kata Jokowi, proyek itu tidak kunjung dikerjakan. "Ya sudah, kami ambil alih. Yang seperti itu tak satu dua kali," ujar Jokowi.

Sementara itu, soal pembebasan lahan, Jokowi memastikan sudah selesai dan tak ada persoalan. "Yang penting segera dimulai. Perkara nanti di lapangan ada persoalan, selesaikan langsung di lapangan," ujar Jokowi.

(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×