kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

SBY sadar peluang menang kecil dengan poros baru


Minggu, 18 Mei 2014 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Jumlah gol di gelaran Piala Dunia 2022 jadi yang terbanyak, serta simak fakta lainnya yuk!


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, salah satu opsi Partai Demokrat untuk menghadapi pemilu presiden mendatang adalah dengan membentuk poros baru bersama partai lain yang belum memiliki rekan koalisi. Saat ini, partai yang juga belum mendapatkan teman koalisi adalah Partai Golkar.

Namun, SBY mengakui, meskipun nantinya terbentuk, tetapi poros ini mempunyai peluang yang kecil untuk menang di Pilpres. "Kalau ada yang cocok, kita bisa koalisi dengan partai lain meski peluang menangnya kecil," kata SBY saat memberikan sambutan dalam rapat pimpinan nasional Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (18/5).

Sebagai partai yang memperoleh suara hanya 10% pada pemilu legislatif lalu, SBY mengakui partainya memiliki opsi yang terbatas. Belum lagi, lanjut dia, Demokrat tidak bisa menawarkan calon presiden yang memiliki elektabilitas tinggi karena hasil konvensi capres Demokrat tidak maksimal.

"Dengan suara 10% dan tidak ada capres yang mengimbangi capres partai papan atas, mengajak partai lain (berkoalisi) tentu tidak mudah," ujar SBY.

Saat ini, Partai Golkar juga sedang mengadakan rapimnas di Jakarta Convention Center yang lokasinya berdekatan dengan Hotel Sultan. Golkar akan mengambil keputusan mengenai langkah Pilpres dalam forum Rapimnas. Adapun Demokrat akan diputuskan dalam forum Majelis Tinggi.

Baru-baru ini muncul wacana mengusung peserta Konvensi Capres Demokrat Pramono Edhie Wibowo sebagai cawapres bagi Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Padahal, Dahlan Iskan merupakan pemenang Konvensi. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×