kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

SBY minta penembakan Trigana Air diusut tuntas


Senin, 09 April 2012 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Ada beberapa hal yang tidak boleh langsung Anda lakukan setelah mendapat vaksin Covid-19, salah satunya olahraga. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan aparat keamanan mengusut tuntas kasus penembakan pesawat Trigana di Papua. Dia mengatakan, penembakan pesawat tersebut tidak dapat dibenarkan.

”Harus diselesaikan secara tepat, mereka yang bertanggung jawab harus diproses secara hukum,” ujar Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Senin (9/4).

SBY mengatakan insiden penembakan ini bisa menimbulkan dampak psikologi di masyarakat khususnya di pendalaman. Karena itu, dia minta aparat bisa mencegah penembakan supaya masyarakat memiliki rasa aman dalam melakukan aktivitas di pendalaman.

Khusus untuk Papua, Julian mengatakan membutuhkan pengamanan khusus. Pasalnya sejauh ini masih banyak gangguan keamanan yang menggunakan senjata di sana.

"Ini memang bukti kalau kondisi objektif di Papua masih belum aman karena ternyata masih banyak kelompok yang memiliki senjata. Coba Anda bayangkan bagaimana bisa dibenarkan menyerang pesawat sipil, tidak ada rumusan konteks manapun termasuk dalam Hak Asasi Manusia,” ujarnya.

Saat ini aparat keamanan sedang menyelidiki peristiwa tersebut. SBY minta pasukan pengamanan di Papua tidak dikurangi. Sebagai informasi, penembakan terhadap pesawat Trigana terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIT. Seorang wartawan yang menumpangi pesawat tersebut tewas akibat penembakan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×