kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.970   78,00   0,44%
  • IDX 5.996   -105,58   -1,73%
  • KOMPAS100 780   -15,35   -1,93%
  • LQ45 588   -9,94   -1,66%
  • ISSI 208   -3,96   -1,87%
  • IDX30 333   -5,18   -1,53%
  • IDXHIDIV20 407   -5,84   -1,41%
  • IDX80 88   -1,81   -2,01%
  • IDXV30 110   -1,07   -0,96%
  • IDXQ30 106   -1,36   -1,26%

SBY buka puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2011


Minggu, 26 Juni 2011 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Nobu Bank/bank nobu


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2011, Minggu (26/6).

Peringatan HANI yang diprakarsai oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) ini dimulai pada pukul 09.00 WIB di silang Monas. Tema yang diambil dalam peringatan ini adalah Menuju Indonesia Bebas Narkoba.

"Kami ingin mengajak semua pihak mewujudkan komitmen moral secara konsisten dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) menuju Indonesia Bebas Narkoba tahun 2015," kata Kepala BNN, Gories Mere.

Acara ini diisi dengan penyematan pin Indonesia Bersih Narkoba 2015 kepada empat pelajar berprestasi. Di samping itu juga dilakukan penandatanganan kebijakan P4GN.

Sebagai informasi tahun 2010 BNN berhasil menangani 61 kasus jaringan sindikat Narkoba dan pelaku tindak pidana narkoba yang memperoleh vonis hukuman mati di Indonesia berjumlah 58 orang. Terdiri dari warga negara Indonesia sebanyak 17 orang dan warga negara asing 41 orang. Sedangkan jumlah WNI yang ditahan di luar negeri adalah 406.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×