kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.791   -76,00   -0,43%
  • IDX 6.488   93,83   1,47%
  • KOMPAS100 840   15,01   1,82%
  • LQ45 637   9,18   1,46%
  • ISSI 229   4,06   1,81%
  • IDX30 355   4,01   1,14%
  • IDXHIDIV20 431   3,10   0,72%
  • IDX80 96   1,63   1,73%
  • IDXV30 120   0,64   0,54%
  • IDXQ30 112   1,07   0,96%

Sandiaga: Kenaikan 100% PBB di Jagakarsa itu hoaks


Minggu, 22 Juli 2018 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Sandiaga Uno


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belum lama ini sebuah akun twitter @hotelsyariah_JKT mengabarkan adanya kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga sebesar 100% di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pemprov DKI Jakarta telah melakukan penelusuran dan setelah dilakukan pengecekan ternyata informasi tersebut tidak terbukti. Akun twitter tersebut pun kini sudah non aktif.

Kepala Unit Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Pemprov DKI Johari menyebut bahwa kenaikan PBB di kawasan tersebut tidak seperti yang disebutkan.

"Itu kemarin yang hotel naik 39% di Jagakarsa. Dan wajib pajaknya mau bayar kok," ungkap Johari saat dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (21/7).

Hal senada disampaikan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. Sandiaga menyebutkan, isu kenaikan PBB hingga 100% adalah sebuah kebohongan yang muncul di sosial media. Sandi menyayangkan sikap tidak bertanggung jawab penyebar hoaks yang menutup akunnya. Sebab, kabar itu membuat pelaku usaha dan masyarakat resah.

"Nah kemarin ini kan katanya (viral) di Jagakarsa. Kemarin sudah disampaikan ada beberapa berita Hoax ya terkait kenaikan ini. Karena begitu kita klarifikasi, akunnya ditutup," kata Sandiaga di Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (22/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×