kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Rupiah mata uang terburuk nomor 2 di Asia


Sabtu, 29 Agustus 2015 / 15:28 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Rupiah adalah mata uang berkinerja terburuk nomor dua di Asia. Rupiah hanya satu peringkat di atas mata uang Malaysia, Ringgit.

Direktur Sustainable Development Indonesia, Drajad Wibowo, mengatakan pelemahan rupiah memang tidak bisa dihindarkan.

Namun Drajad mengkritik kebijakan pemerintah untuk mengantisipasinya sehingga rupiah jatuh di titik terendah sejak krisis 1998.

"Ringgit ada krisis politik. Kita tidak ada krisis politik. Kenapa rupiah dihukum pasar, karena pemerintah terlena," ujar Drajad saat diskusi bertajuk 'Paket Murajarab Antilesu' di Cikini, Jakarta, Sabtu (29/8).

Menurut Drajad, pasar memandang Pemerintah menganggap seolah-oleh tidak ada persoalan ekonomi. Perilaku pemerintah itu membuat pasar meyakini Pemerintah tidak melakukan apa-apa.

"Jadi masalahnya adalah masalah kepercayaan," ujar Drajad.

Drajad pun mencontohkan sikap dan perilaku Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. Drajad mengatakan Agus adalah tipe orang yang tidak mau membuang-buang uang untuk sesuatu yang tidak mungkin bisa dimenangkan.

Kata Drajad, Agus sudah memprediksi tidak akan menang melawan penurunan nilai mata uang.

"Dari sisi otoritas moneter, perilakunya sudah kebaca market. Marketnya kan bukan di Jakarta. Tapi pemain pasar di Singapura, Hongkong, dan Eropa," kata Drajad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×