kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Rudiantara: Start up tidak perlu izin-izin, semuanya dipermudah


Selasa, 01 Oktober 2019 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Menkominfo Rudiantara


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia harus membangun ekosistem untuk pengembangan ekonomi digital. Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebagai pekerjaan rumah ke depan. Regulasi tidak perlu mengatur seluruh sektor.

"Start up tidak perlu izin-izin, semuanya dipermudah," ujar Rudiantara di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (1/10).

Selain itu, peran Kemkominfo harus berubah tidak hanya sebagai regulator. Tetapi Kemkominfo juga perlu menjalankan peran sebagai fasilitator dan akselerator.

Baca Juga: Ekonomi digital dan pentingnya keterampilan online

Ekosistem yang baik dipastikan akan membuat perkembangan ekonomi digital semakin positif. Saat ini tingkat kesuksesan start up di Indonesia masih kecil. "Startup success rate-nya 5%, kalo dipersulit yang terjadi bukanya naik malah turun," terang Rudiantara.

Selain ekosistem, infrastruktur penunjang ekonomi digital juga perlu dilakukan. Pasalnya saat ini Indonesia masih ketinggalan dari negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, hingga Brunei.

Baca Juga: Modal ventura milik Telkom menggelontorkan investasi total US$ 160 juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×