kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Robert Pakpahan, calon terkuat Dirjen Pajak baru


Rabu, 29 November 2017 / 17:34 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia akan segera memiliki Dirjen Pajak baru. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menentukan nama pengganti Ken Dwijugiasteadi sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak. Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan, nama Dirjen Pajak yang baru itu akan diputuskan hari ini juga usai rapat tersebut digelar di Istana Negara.

Sumber KONTAN dari internal istana menyatakan, dari tiga orang yang akan dirapatkan oleh TPA hari ini, Robert merupakan calon nomor satu pilihan presiden, sehingga kemungkinan besar Robert lah yang akan diumumkan sebagai Dirjen Pajak nanti malam. “Dia (Robert) calon nomor satu,” kata Sumber KONTAN yang enggan disebutkan namanya, Rabu (29/11).

Ditemui di Kantor Kementerian Keuangan (Kemkeu), Robert enggan berkomentar tentang penunjukan dirinya sebagai Dirjen Pajak pengganti Ken Dwijugiasteadi.

"Itu setiap ketetapan (kewenangan) Presiden, jadi no comment lah. Belum ada keputusan," kata Robert saat ditemui pewarta usai acara Indonesia PPP Day 2017 di gedung Kementerian Keuangan, Rabu (29/11).

Robert sudah cukup lama mengabdi di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia pernah menjabat sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak dari tahun 2003 hingga 2005.

Setelahnya, ia dipercaya sebagai Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan hingga tahun 2006 dan sebagai Direktur Transformasi Proses Bisnis.

Kemudian, ia ditugaskan sebagai Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara pada tahun 2011 hingga dilantik menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan per 27 November 2013. 2015 sampai sekarang, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Soal riwayat akademik, Robert tercatat menempuh pendidikan Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 1981 dan melanjutkan pendidikannya di Diploma IV di STAN dari tahun 1985 hingga 1987.

Robert meraih gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina at Chapel Hill, USA, tahun 1998. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×