kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.192   7,00   0,04%
  • IDX 5.208   -58,10   -1,10%
  • KOMPAS100 674   -8,01   -1,17%
  • LQ45 529   -3,95   -0,74%
  • ISSI 176   -3,25   -1,82%
  • IDX30 297   -2,65   -0,88%
  • IDXHIDIV20 397   -2,94   -0,74%
  • IDX80 78   -0,93   -1,19%
  • IDXV30 110   -1,34   -1,20%
  • IDXQ30 100   -0,70   -0,69%

RI ajak Rusia berinvestasi di pariwisata dan infrastruktur


Senin, 06 Agustus 2018 / 06:09 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah RI mengajak Pemerintah Rusia untuk memperluas investasinya di Indonesia. Hal itu diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam Forum Bisnis Indonesia-Rusia yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow di World Trade Center (WTC), Jakarta.

Menurut Bambang, sektor pariwisata dan infrastruktur menjadi kunci dalam kerjasama antara Indonesia dan Rusia. "Melalui kerjasama ini, Indonesia dan Rusia diharapkan dapat meningkatkan jumlah ekspor dan impor diantara kedua negara, untuk menghadapi tantangan perekonomian dunia saat ini akibat kenaikan suku bunga The Fed," ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/8).

Saat ini Rusia melakukan 90% investasi di Indonesia pada sektor tersier seperti hotel, restoran, dan perdagangan. Investasi itu sebagian besar dilakukan di Bali dan Nusa Tenggara. Bambang berharap, Rusia bisa memperoleh informasi bahwa Indonesia saat ini tengah menjajaki peluang investasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pelabuhan, hingga pengembangan 10 Bali Baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×